You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran PHB di Kompleks Hankam Dinormalisasi
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Saluran PHB di Kompleks Hankam Dinormalisasi

Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat menormalisasi saluran penghubung (PHB) di Kompleks Hankam, Palmerah, Jakarta Barat.

Endapan lumpur di dalam saluran penghubung dikeruk menggunakan alat berat becho dan puluhan pekerja harian lepas (PHL)

Normalisasi saluran yang dilakukan sepanjang 600 meter tersebut dilakukan setelah tiga bangunan liar di lokasi dibongkar petugas gabungan pada pekan lalu.

"Endapan lumpur di dalam saluran penghubung dikeruk menggunakan alat berat becho dan puluhan pekerja harian lepas (PHL)," kata Imron, Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Barat, Senin (14/3). 

Warga Halim Minta Kali Cipinang Dinormalisasi

Ia mengatakan, normalisasi saluran PHB di Kompleks Hankam ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari pengaduan warga setempat yang mengeluhkan genangan saat turun hujan.

"Ketinggian genangan saat hujan turun di areal komplek itu sekitar 20 sentimeter. Penyebabnya, adanya bangunan yang menutupi aliran air," ujarnya.

Imron menambahkan, selain mengeruk endapan lumpur, pihaknya juga memperbaiki turap dan deker saluran.

"Kami optimis setelah saluran PHB dinormalisasi, genangan air yang kerap dikeluhkan warga Komplek Hankam tidak terjadi lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1756 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye1119 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1112 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye978 personFakhrizal Fakhri
  5. Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

    access_time30-03-2026 remove_red_eye920 personTiyo Surya Sakti